kisah teladan

Diposting oleh Mozez pada 05:38, 02-Peb-12

Teladan Semangat Dalam Berderma


Teladan terbaik bagi kita adalah dari Rasul kita -Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Kita akan saksikan bagaimana Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi contoh bagaimana semangat beliau dalam berderma, lebih-lebih lagi ketika di bulan penuh berkah, bulan Ramadhan.

Dari Anas bin Malik, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling baik dan paling semangat serta yang lebih semangat untuk berderma.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Shofwan bin Umayyah, ia berkata, “Sungguh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberiku sesuatu yang belum pernah kuperoleh. Padahal awalnya beliau adalah orang yang paling kubenci. Beliau terus berderma untukku sehingga beliau lah saat ini yang paling kucintai.” (HR. Ibnu Hibban, shahih).

Ibnu Syihab berkata bahwa pada saat perang Hunain, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan Shofwan 100 hewan ternak, kemudian beliau memberinya 100 dan menambah 100 lagi. Juga disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi Shofwan unta dan hewan ternak sepenuh lembah, lantas Shofwan berkata, “Aku bersaksi bahwa tidak ada orang yang sebaik ini melainkan dia adalah seorang Nabi.”

Dari Jabir, ia berkata, “Tidaklah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam diminta sesuatu lalu beliau menjawab, “Tidak.” Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengatakan pada Jabir, “Seandainya datang padaku harta, melainkan aku akan memberimu seukuran dua telapak tangan penuh seperti ini (beliau menyebutkan tiga kali). Beliau berkata, “Yaitu dengan dua telapak tangan semuanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits riwayat Muslim diperlihatkan bagaimanakah semangat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam berderma. Jika ada yang meminta sesuatu, pasti beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam akan memberinya. Maka ketika itu ada seseorang yang menghadap Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau memberinya kambing yang ada di antara dua bukit. Lantas orang yang telah memperoleh kambing tadi kembali ke kaumnya dan berkata, “Wahai kaumku, masuklah Islam. Karena Muhammad kalau memberi sesuatu, ia sama sekali tidak khawatir akan jatuh miskin.”

Ibnu Rajab dalam Lathoif Al Ma’arif mengatakan, “Demikianlah kedermawanan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Semuanya beliau lakukan ikhlas karena Allah dan ingin mengharapkan ridho-Nya. Beliau sedekahkan hartanya, bisa jadi kepada orang fakir, orang yang butuh, atau beliau infakkan di jalan Allah, atau beliau memberi untuk membuat hati orang lain tertarik pada Islam. Beliau mengeluarkan sedekah-sedekah tadi dan lebih mengutamakan dari diri beliau sendiri, padahal beliau sendiri butuh.. … Sampai-sampai jika kita perhatikan bagaimana keadaan dapur beliau, satu atau dua bulan kadang tidak terdapat nyala api. Suatu waktu pula beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menahan lapar dengan mengikat batu pada perutnya.” Lihatlah bagaimana kedermawanan beliau yang luar biasa meskipun dalam keadaan hidup yang pas-pasan? Bagaimana lagi dengan kita yang diberi keluasan harta?!

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih banyak lagi melakukan kebaikan di bulan Ramadhan. Beliau memperbanyak sedekah, berbuat baik, membaca Al Qur’an, shalat, dzikir dan i’tikaf.” (Zaadul Ma’ad, 2/25)

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar melakukan kebaikan. Kedermawanan (kebaikan) yang beliau lakukan lebih lagi di bulan Ramadhan yaitu ketika Jibril ‘alaihis salam menemui beliau. Jibril ‘alaihis salam datang menemui beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur’an) hingga Al Qur’an selesai dibacakan untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apabila Jibril ‘alaihi salam datang menemuinya, tatkala itu beliau adalah orang yang lebih cepat dalam kebaikan dari angin yang berhembus.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kenapa bisa sampai banyak berderma di bulan Ramadhan memiliki keutamaan?

Dengan banyak berderma seperti melalui memberi makan berbuka dan sedekah sunnah dibarengi dengan berpuasa, itulah jalan menuju surga. Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari ‘Ali, ia berkata, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.” Lantas seorang arab baduwi berdiri sambil berkata, “Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan shalat pada malam hari diwaktu manusia pada tidur.” (HR. Tirmidzi, hasan). Semua amalan yang disebutkan dalam hadits ini terdapat pada amalan puasa di bulan Ramadhan. Karena di bulan Ramadhan kita diperintahkan untuk berkata yang baik, bersedekah dengan memberi makan dan shalat malam. Para ulama memisalkan, “Shalat malam itu mengantarkan kepada separuh jalan menuju kerajaan kebahagiaan. Puasa itu mengantarkan pada depan pintunya. Sedangkan sedekah memasukkan ia pada pintu bahagia.”

Hikmah lain dari bersedekah di bulan Ramadhan disebutkan oleh Ibnu Rajab. Beliau rahimahullah mengatakan dalam Lathoif, “Dalam puasa pastilah ada celah atau kekurangan. … Sedekah itulah yang menutupi atau menambal kekurangan yang ada.” Oleh karena itu, di akhir Ramadhan kaum muslimin diwajibkan menunaikan zakat fithri dalam rangka untuk menambal kekurangan yang ada ketika melakukan puasa sebulan penuh.

Imam Asy Syafi’i juga menyebutkan faedah dari amalan banyak bersedekah di bulan Ramadhan. Beliau berkata, “Sesuatu yang paling disukai pada seseorang adalah ketika ia menambah amalan untuk banyak berderma di bulan Ramadhan. Hal ini ia lakukan dalam rangka mencontoh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam dan juga karena kebutuhan orang banyak saat itu sehingga mereka mendapatkan kemaslahatan. Ada sebagian orang sibuk dengan puasa dan shalat sehingga sulit untuk mencari nafkah.” (Dinukil dari Lathoif Al Ma’arif)

Semoga dengan motivasi kisah di atas semakin membuat kita gemar berderma dan beramal sholeh di bulan Ramadhan. Ingatlah sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sedekah tidak mungkin mengurangi harta.” (HR. Muslim). Wallahu waliyyut taufiq. (*)

Sumber: www.rumaysho.com

Incoming search terms:
pidato muhammad teladan umat islam
tauladan nabi muhammad
kisah mengharukan rasulullah
pidato nabi muhammad teladan umat islam
contoh surat ar rum 21 pernikahan
nabi muhammad teladan umat sepanjang masa
arab arrum 21
KISAHKISAH TELADAN
tauladan pernikahan nabi muhammad saw
kisah-kisah teladan tentang akhlak terhadap orangtua

kerusuhan etnis dayak vs bugis batulicin 2012

Diposting oleh Mozez pada 09:27, 25-Jan-12

Menepis Isu Pertikaian Antar Suku Dayak Dan Bugis Di Tanah Bumbu January 25, 2012 at 6:41 am by admin   Adeetz.com- Untuk meredam dan menepis beredarnya isu berbau SARA di wilayah Tanah Bumbu, Muspida bersama dengan para tokoh warga, difasilitasi oleh PT. Johnlin Baratama, mengadakan pertemuan dan membuat kesepakatan bersama, Selasa (24/1/12). Dalam pertemuan yang diliput banyak wartawan itu, mereka bersama-sama mengimbau yang bunyinya adalah;... [Baca selengkapnya]

shio naga air 2012

Diposting oleh Mozez pada 09:23, 25-Jan-12

ThumbnailArti Shio Naga 2012 January 6, 2012 at 5:09 pm by admin  Adeetz.com-Ramalan Shio 2012 adalah shio Naga dimana menurut ramalan china shio naga merupakan shio terbesar diantara shio shio lainya, Shio Naga merupakan shio untuk mereka yang lahir pada tahun 1916, 1928, 1940, 1952, 1964, 1976, 1988, 2000. 2012, jadi bagi yang bertanya tahun 2012 shio apa jawabanya adalah shio naga,... [Baca selengkapnya]

badai matahari 2012

Diposting oleh Mozez pada 09:19, 25-Jan-12

ThumbnailASiklus Badai Matahari Di Tahun 2012 January 8, 2012 at 1:31 am by admin  Adeetz.com- Banyak orang yang merasa takutsolar flare raksasa yang mematikan bisa melemparkan energi yang besar untuk menghancurkan bumi. Terlebih, fakta akurat mengungkap aktivitas matahari saat ini lerengan uapnya berada pada siklus 11 tahun. Dalam kondisi seperti ini, semua orang mempercayai bahwa 2012 merupakan saat bagi lidah matahari atau solar flare itu melemparkan... [Baca selengkapnya]